Makan Buah Ceri, Pria Ini Malah Keracunan Sianida... Lho, Kok Bisa?
ilustrasi
Kita harus lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Meski rasanya enak, bisa saja makanan tersebut malah membahayakan nyawa.
Seperti yang dialami pria asal Inggris bernama Matthew Creme. Awalnya dia merasa penarasan dengan rasa biji buah ceri dan memutuskan memakan ceri sekaligus bijinya.
Karena rasanya yang enak, Matthew pun melanjutkannya tanpa tahu bahwa itu berbahaya. Biji buah ceri sebenarnya mengandung racun yang bisa menyebabkan kematian.
Di dalam biji ceri terdapat senyawa bernama amygladin. Sayangnya, ketika senyawa ini dicerna di dalam tubuh, akan berubah menjadi racun sianida yang mematikan.
Jika dikonsumsi, sianida dapat menyebabkan sejumlah gejala termasuk mual, demam, sakit kepala, insomnia, haus, kelelahan, gelisah dan dapat menyebabkan kematian.
Setelah menikmati buah ceri sekaligus bijinya, Matthew merasakan sakit kepala dan kelelahan yang ekstrem. Padahal, dia hanya mengonsumsi tiga biji buah ceri.
“Saya cuma penasaran, Anda tahu kan penasaran. Biji ceri rasanya sama seperti kacang almond tapi dengan rasa lebih keceri-cerian. Saya tidak berpikir lebih dari itu dan terus memakannya,” tutur Matthew, dilansir detik.com dari BBC.
Merasa tak enak badan 20 menit setelah mengonsumsinya, Matthew pun menghubungi operator gawat darurat setempat. Ia akhirnya langsung dilarikan ke Blackpool Victoria Hospital. Nyawanya juga berhasil diselamatkan setelah dokter memberikan obat penawar racun padanya.
Kasus keracunan biji buah ceri memang sangat jarang terjadi. Sebab, buah ceri yang dijual di pasaran biasanya sudah diproses secara khusus dan tak lagi memiliki biji.
Meski begitu, Matthew ingin agar produsen yang menjual buah ceri bisa memberikan peringatan khusus di kemasan yang berisi pesan tentang bahaya mengonsumsi buah ceri.
“Kalau ada sesuatu yang memang separah itu, Anda pasti berpikir seharusnya tertera di paket,” ujarnya.
Kasus yang menimpa Matthew ini patut menjadi pelajaran untuk tak sembarang mengonsumsi makanan, apalagi memberikannya pada anak kecil.
Sumber: suratkabar
Kabarkabari.id

Post a Comment