Header Ads

Sungguh Orang Pembuat Konspirasi Pada Novel Baswedan Akan Mendakatkan Laknat dari Allah SWT! "Aku Tak Bisa Lagi Membaca Alquran"


Novel Baswedan beg tegar menjalani kehidupan usai matanya disiram air keras oleh orang yang sampai ketika ini belum diketahui identitasnya. Semangat Novel untuk berjuang memberantas korupsi tidak sedikitpun kendur.

Namun , setegar-tegarnya Novel , ia tetap punya penyesalan. Akibat kedua matanya rusak , kini Novel tidak lagi mampu membaca Alquran.

“Saya tidak mampu lagi membaca Alquran. Saya sudah mencoba untuk membaca Quran dengan ukuran yang lebih besar ternyata saya tidak mampu membaca dengan baik alasannya ialah kurang mampu melihat ,” kata Novel ketika diwawancarai kumparan (kumparan.com) , Minggu (30/7) di Singapura.

Berbagai upaya telah dilakukan Novel semoga tetap mampu membaca Alquran. Namun , sampai ketika ini belum membuahkan hasil.

“Saya menggunakan beling pembesar atau kacamata yang berlubang-lubang untuk fokus saya mampu membaca lebih baik. Cuma tidak mampu berlangsung lama. Kaprikornus sebentar saja ,” terang Novel.

Meski telah menggunakan beling pembesar dan membeli Quran dengan ukuran besar , ternyata Novel tetap tidak mampu membaca ayat suci . Penggunaan alat bantu menyerupai beling pembesar ternyata malah membuat mata Novel semakin mudah lelah.

“Saya tidak mampu menggunakan dalam jangka waktu yang cukup panjang alasannya ialah walaupun menggunakan beling pembesar dan membantu fokus , dalam tempo cukup lama membuat mata lelah ,” urainya.

Meski tidak mampu lagi membaca Quran , Novel terlihat membawa sebuah Quran ketika kami temui. Quran selalu ada di tangan Novel.

Penyidik senior KPK menjelaskan , Quran yang selalu dibawanya ketika ke masjid ialah derma dari seseorang. Suatu ketika , ada seorang laki-laki yang menghampiri Novel ketika menjalankan salat berjemaah di masjid. Lelaki kemudian menunjukkan sebuah Quran untuk Novel.

“Ini derma , ya walaupun tidak mampu saya baca tapi masih mampu saya pegang dan saya bawa ,” kata Novel disusul tawa.

Novel memang terlihat sangat hening meski penglihatannya berkurang sampai 80%. Dengan bercanda , ia sedikit berkelakar soal caranya menjalani hidup ketika ini.

“Sekarang jika jalan ke masjid g pakai kacamata hitam , ya biar keren kayak kalianlah ,” ucapnya disusul tawa.

Kesulitan lain yang dihadapi Novel ialah ketika banyak pesan singkat masuk ke ponselnya. Beg banyak pesan singkat yang masuk ke ponselnya namun tidak sempat terbaca. Alasannya , Novel tidak mampu membaca goresan pena melalui pesan singkat.

“Kalau ada WhatsApp masuk ke HP saya , saya minta bantu rekan yang di akrab saya untuk membacakan. Belakangan setelah saya memiliki beling pembesar saya menggunakan tapi saya jarang sekali membaca alasannya ialah acara membuat saya menjadi dan waktunya juga sulit , alasannya ialah tidak mampu membaca untuk waktu yang lama ,” tegasnya.

Hingga ketika ini Novel masih menjalani perawatan dua kali seminggu. Beberapa ahad lagi , Novel dijadwalkan akan menjalani operasi mata.

Sumber: kumparan

Kabarkabari.id

No comments