Header Ads

Jangan Terlalu Sering Pakai Tusuk Gigi Ya... Ini Bahayanya

Ilustrasi

Saat memakan makanan yang berserat ataupun daging tidak dipungkiri sisa-sisa makanan menyangkut di gigi kita. Apalagi dalam merawat gigi tidak cukup baik maka memungkinkan sisa-sisa makanan tersangkut di gigi.

Hal inilah yang membuat kebiasaan seseorang akhirnya menggunakan tusuk gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menyalip di sela-sela gigi.

Walaupun banyak orang sering melakukannya namun perlu disadari hal ini tidak baik bagi kesehatan sebab penggunaan tusuk gigi menyebabkan berbagai efek samping untuk gigi dan gusi.

Dalam paparan Hello Sehat, Jumat (18/8/2017), berikut dampak buruk bagi kesehatan gusi dan gigi apabila terlalu sering menggunakan tusuk gigi untuk membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi.

1. Gusi berdarah

Ketika Anda terus membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi untuk menghilangkan bagian makanan yang tertinggal, hal itu akan menyebabkan perdarahan pada area gusi. Pasalnya ujung tusuk gigi yang tajam bisa menimbulkan luka di gusi yang merupakan jaringan lunak di dalam mulut yang tentunya sangat rawan.

2. Infeksi gusi

Jika digunakan hanya sesekali dan dalam keadaan yang benar-benar darurat, tusuk gigi boleh saja digunakan dan mungkin masih aman. Namun jika Anda menggunakannya hampir disetiap selesai makan, tidak hanya merusak gigi, namun juga gusi. Nah, apabila tidak segera di obati dan ditangani dengan baik, maka dapat menyebabkan penyakit gusi yang parah. Di antaranya, radang gusi  dan periodontis, yakni saat radang gusi dibiarkan dan sudah semakin parah.

3. Ruang antar gigi

Bahaya yang ini sangat mungkin terjadi jika Anda sering membersihkan makanan yang menyelip di sela-sela gigi yang sama. Lambat laun kondisi ini akan menciptakan ruang yang lebih besar dan lebar antara satu gigi dengan gigi sebelah. Nah, inilah yang justru akan lebih memperburuk kondisi gigi.

4. Penurunan gusi

Selain bisa membuat gigi meregang, nyatanya penggunaan tusuk gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan juga akan menyebabkan kerusakan pada gusi. Tepatnya bisa merubah posisi gusi yang akan bergerak turun dari posisi sebenarnya. Jika dibiarkan, ini akan menyebabkan kerusakan pada akar gigi juga. Apabila ini terjadi, tentu saja ini akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

5. Merusak enamel gigi

Enamel gigi adalah permukaan paling keras dari tubuh manusia dan juga merupakan lapisan terluar dari gigi yang melindungi jaringan di bawahnya yang terdiri dari dentin dan pulpa. Enamel gigi yang rusak menyebabkan gigi mudah berubah warna karena enamel telah hilang dan dentin terpapar udara luar. Tepian gigi depan juga mungkin terlihat transparan karenanya. Selain itu, enamel yang terkikis menyebabkan gigi jadi sensitif.

Sumber: netralnews
Kabarkabari.id

No comments