Header Ads

Perhatikan Hal Ini Sebelum Menggunakan Krim Khusus Payudara

Ilustrasi

 Payudara tidak terdiri atas otot, tetapi isinya adalah kelenjar sehingga sangat berpengaruh ketika terjadi penurunan berat badan. Karena itu tak heran jika berat badan turun dari gemuk ke kurus bisa membuat kulit payudara menjadi kendur.

Jika ingin mengencangkan maka bisa dikencangkan kulitnya. Anda bisa menggunakan krim-krim khusus payudara (bust cream), salep, ataupun gel. Meski begitu, pemilihan bust cream, salep, ataupun gel pengencang payudara tidak bisa sembarangan.

Anda perlu memperhatikan komposisi krim pengencang payudara yang Anda pilih. Pilih krim yang cara kerjanya tidak sampai ke pembuluh darah seperti hidrokinon dan merkuri karena dapat merusak ginjal.

Umumnya, krim payudara juga mengandung asam amino, lemak dan kolagen yang berfungsi untuk mengenyalkan.

Menurut dr. Ade Fauzia S. Landjono, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, sebenarnya penggunaan bust cream atau krim-krim untuk payudara, mirip dengan cream perawatan kulit lainnya seperti wajah.

Sayangnya, hingga saat ini belum diketahui apakah penggunaannya efektif atau tidak. Namun penggunaan krim membuat payudara kencang dan tidak menggantung.

Ketika menggunakan krim, perhatikan juga apakah kulit Anda alergi atau tidak, serta sensitif atau tidak. Jika alergi sebaiknya tidak digunakan.

Biasanya ketika seseorang mengoleskan bust cream, sembari dilakukan pijatan ringan dan lembut pada payudara agar krim tersebut meresap.

Namun, tidak semua krim-krim yang diiklankan memberikan hasil yang sesuai janji, karena itu tetap berhati-hati.

Proses pijatan ini berguna untuk menetralkan urat-urat kelenjar dan saluran darah yang bergumpal di sekitar payudara.

Pijatan pada payudara bisa diawali dengan proses pembersihan payudara menggunakan air hangat, lalu dibersihkan dengan susu pembersih dan diangkat lagi dengan air hangat. Selanjutnya diberi toner penyegar untuk mengilangkan sisa-sisa susu pembersih.

Untuk gerakannya yaitu dengan pijatan searah jarum jam. Gerakan lain yang dilakukan adalah gerakan melingkari payudara, gerakan ke atas hingga dada, gerakan memusat pada areola-nya melingkar dari bawah ke atas, habis itu gerakan menarik ke atas payudara dengan getaran dua kecil.

Yang tak kalah penting, dalam melakukan pijatan tersebut harus diperhatikan adalah agar areola tidak terkena bahan pijatan atau bahan lainnya, sebab areola sangat sensitif.

Lakukan secara berulang-ulang untuk memberikan hasil maksimal. Maksimal waktu yang dilakukan untuk massage ini adalah sekitar 15 menit dan sesudah itu bersihkan kembali dengan air hangat untuk membuka pori-pori kulit payudara dan membantu mengalirkan oksigen karena membuka aliran darah

Sumber: netralnews
Kabarkabari.id

No comments