Tak Main- Main! Buwas Sebut Tembak Mati Juga Berlaku pada Dirinya Jika Sampai Terjerat Kasus Narkoba
ilustrasi
JAKARTA, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso, memastikan dirinya akan menindak tegas jika ada jajarannya di BNN yang berani bermain-main dan terlibat dalam kasus narkoba. Jika memang diperlukan, ia bahkan tidak segan-segan mengeluarkan tembakan mati.
"Ya kan dipecat tapi kalau bisa ditembak mati ya ditembak mati," kata Budi, saat merilis barang bukti narkotika jenis sabu dari sindikat Malaysia di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (23/8).
Menurutnya, senjata api yang telah diamanahkan kepada petugas selayaknya memang digunakan untuk menegakkan keadilan dan memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Tidak hanya bagi para penjahat, hukuman tersebut juga berlaku bagi para oknum di bawah selimut BNN sendiri, termasuk dirinya.
"Saya sudah bilang ke anggota saya, jangan khawatir menggunakan senjata ini untuk menembak oknum yang ada di dalam kita," ujarnya lagi.
"Kepada diri BNN, termasuk saya sendiri sebagai Kepala BNN. Jika berkhianat, senjata itu juga berlaku untuk diri saya," tambahnya.
Budi kemudian menceritakan bagaimana anak buahnya sempat ditawari sogokan sebesar Rp 10 miliar oleh sindikat Malaysia namun ditolaknya. "(Padahal) sampai petugas pensiun pun mereka tidak akan punya uang sebanyak itu. Jangankan anggota, saya juga kalau pensiun nggak bakal bisa dapat segitu banyak," katanya.
Hal tersebut, lanjut Budi, menunjukkan bahwa harus ada kesadaran yang besar dari masing-masing individu atas bahaya narkoba yang menghantui, terlebih lagi bagi para petugas BNN, bukan hanya sekadar takut dengan hukuman. Ia pun berharap jajarannya sanggup menjawab tantangan yang ada dengan terus berusaha menyelamatkan bangsa dari ancaman barang haram tersebut.
Sumber: jitunews
Kabarkabari.id

Post a Comment