Header Ads

Tragis! Remaja Ini Meninggal Usai Meneguk Minuman yang Diakuinya sebagai Jus Apel, tapi Ternyata Isinya Ini

ilustrasi

Seorang lelaki berusia 16 tahun meninggal setelah meminum metamfetamina (sabu-sabu) cair di depan petugas perbatasan.

Cruz Velazquez tampaknya mencoba meyakinkan petugas perbatasan Meksiko-Amerika Serikat bahwa yang dibawanya dalam botol adalah jus apel.

Lelaki yang masih berstatus siswa menengah di Meksiko tersebut meminum sedikit cairan dari botol dan beberapa menit kemudian jatuh ke lantai dna berteriak kesakitan.

Cruz lalu berteriak "hatiku", "saudaraku", dan "sepupuku" dalam Bahasa Spanyol.

Dia lalu dibawa ke tahanan sebelum dibawa ke rumah sakit, namun setelah dua jam berada di tahanan, ia meninggal karena 'overdosis besar'.

Sebuah rekaman CCTV menunjukkan petugas perbatasan yang tampak senang 'mengerjai' Cruz.

Petugas bea dan perbatasan Amerika Serikat, Adrian Parellon dan Valerie Baird, dituduh melakukan pemaksaan pada Cruz.

Namun mereka membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa Cruz yang mengajukan diri untuk meminum cairan dalam botolnya.

Petugas tersebut juga dituduh telah gagal melakukan tes terhadap cairan yang dibawa Cruz.

Dalam sebuah video yang baru dirilis, Valerie terlihat mendorong Cruz untuk minum cairan di satu botolnya.

Adrian kemudian tampak memberi isyarat lain untuk meminum cairan dari botol kedua.

Cruz akhirnya meminum empat teguk metamfetamina yang lalu diketahui 100 kali lebih kuat daripada dosis metamfetamina biasa.

Dalam beberapa menit, Cruz terlihat berkeringat deras dan gemetar karena tekanan darahnya meningkat.

Pengacara Cruz, Eugene Iredale, mengatakan dirinya yakin Cruz telah dibayar untuk membawa botol tersebut ke Amerika Serikat.

Remaja yang meninggal secara tragis itu sebelumnya diberitahu bahwa saudara perempuannya akan terbunuh jika dia gagal melewati perbatasan.

Sumber: tribunjabar
Kabarkabari.id

No comments