Header Ads

Wuih... Gawat!!! Anggota CIA Punya Paspor Indonesia Palsu Dan Bermarkas di Okinawa Jepang


Ternyata paspor Indonesia palsu dimiliki anggota badan intelijin Amerika Serikat (CIA) yang bermarkas di Okinawa Jepang, berdomisili di sana antara tahun 1963-1972.

"Saya ikut ayah saya yang anggota CIA, berdomisili 6 tahun di Okinawa antara tahun 1963-1972," papar Robert Jackson khusus kepada Okinawa Times menceritakan pertama kali kepada pers kisah ayahnya seorang anggota aktif CIA yang juga banyak melakukan penetrasi ke Indonesia.

Saat di Okinawa Robert dan ayahnya, Jackson, tinggal di Camp Chinen (CC) kini menjadi lapangan golf di Tamagusuku kota Nanjo Okinawa.

Saat itu kompleks tersebut seperti sebuah resort biasa saja, namun sebenarnya markas CIA yang paling canggih untuk mengontrol daerah Asia khususnya Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Kesaksian dari Robert mengungkapkan saat itu melalui CC dilakukan infiltrasi, pengupingan (wiretapping) serta berbagai kerja sangat rahasia CIA di sana yang langsung dapat komando dari markas besar CIA di Washington.

Robert Jackson kini tinggal di Oman Timur Tengah dan berusia 57 tahun.

Robert kemudian sempat kembali ke Okinawa tahun 2012 seklaigus mempelajari base CC tersebut, "Saya pikir CC merupakan tempayt yang tidak adil dan tidak diperlukan, tetapi tampaknya masih tetap ada di sana sampai kini," paparnya.

Penyadapan masih terus berlangsung hingga kini dilakukan oleh CIA.

Saat itu melalu CC sebagai markas Asia, ayahnya melakukan penyadapan di kantor pejabat tinggi Rusia yang bermarkas di Bangkok.

Lalu ayahnya juga membantu melarikan tentara China yang sempat ditangkap di HongKong. Demikian pula infiltrasi yang dilakukan CIA ke Asia Tenggara termasuk Indonesiamenggunakan pesawat militer AS.

Satu bukti keterlibatan CIA dalam pergantian Presiden Soekarno pula ke Presiden Soeharto saat itu.

Tempat yang tersembunyi dan tak diketahui banyak orang di CC juga sebagai pusat pelatihan bagi banyak orang asing yang akan dikembalikan ke negara masing-masing sebagai agen yang membantu CIA pula.
Ada pula gudang yang dipakai sebagai tempat pelatihan penembakan dengan peredam, memodel ulang mesin serta peralatan lain guna kegiatan mata-mata dan berbagai fasilitas lain.

Termasuk pula ada berbagai kertas, tinta, cap palsu untuk berbagai imigrasi negara asing, surat atau dokumen serta paspor palsu Indonesia ada semua di sana.

"CC tersbeut sebagai tempat snagat canggih markas yang sangat penting snagat rahasia dan berperan sangat besar bagi keberadaan CIA di Asia terutama di Asia Tenggara," tambahnya.

Sumber: kompas

Kabarkabari.id

No comments