Header Ads

Hati-hati! Kram Saat Hamil picu Keguguran

Kabarkabari.id -
Ilustrasi

Salah satu keluhan yang banyak dialami wanita saat hamil adalah kram. Kram ini bahkan bisa terjadi mulai dari trimester pertama hingga terakhir. Rasanya sangat tidak nyaman. Sakit, nyeri, sekaligus khawatir kram yang terjadi bisa berakibat buruk terhadap janin yang dikandung.

Sebetulnya kram merupakan gejala yang wajar dialami ibu hamil. Kram saat hamil bisa disebabkan oleh kontraksi rahim atau meregangnya ligamentum (urat) penggantung rahim. Hal lain yang bisa mengakibatkan terjadinya kram adalah pembesaran rahim yang dialami ibu. Umumnya, kram memang lebih banyak dirasakan di sekitar rahim, namun bisa juga terjadi di bagian kaki. Berbeda dengan kram yang terjadi di area perut, kram di kaki lebih banyak disebabkan oleh kekurangan kalsium di dalam tubuh.

Kram yang terjadi berlebihan, terutama di awal kehamilan dan diikuti dengan perdarahan merupakan gejala terjadinya keguguran. Di sinilah Anda harus ekstra berhati-hati. "Kram yang berlebihan sangat mungkin mengakibatkan keguguran atau persalinan prematur," jelas dokter spesialis kebidanan dan kandungan, Stephen V. Mandang. Kondisi fisik ibu yang terlalu lelah merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kram berlebihan.

Sementara itu, kram yang terjadi pada trimester dua dan tiga seringkali berhubungan dengan kontraksi fisiologis dari rahim atau disebut juga kontraksi Braxton Hicks. Kontraksi ini biasanya munculnya sesekali meskipun kadang agak kuat dan tidak berulang. Keluhan ini pun dianggap normal.

Sumber: wartakesehatan

No comments